Hujan Ekstrem Terjang Morotai, Kepala BWS Maluku Utara Kerahkan Tim Gerak Cepat Tangani Kerusakan Bendung Sangowo
Blog
Moritai – Cuaca ekstrem yang melanda Maluku Utara dalam sepekan terakhir tidak hanya menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, tetapi juga mengakibatkan kerusakan pada sebagian infrastruktur Bendung Sangowo di Kabupaten Pulau Morotai. Menyikapi kondisi tersebut, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, M. Sale Talib, langsung menginstruksikan tim teknis untuk bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan.
Tanpa menunggu lama, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi dan Rawa I, Muchlis Masud, bersama satuan kerja terkait, tim teknis, dan pihak kontraktor segera turun ke lokasi guna melakukan identifikasi kerusakan sekaligus menyiapkan langkah-langkah perbaikan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan, hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi selama tujuh hari terakhir menyebabkan debit air meningkat drastis hingga meluap ke area sekitar bendung. Kondisi tersebut mengakibatkan kerusakan pada tanggul tanah di sisi kiri bendung sepanjang kurang lebih 20 meter, serta berdampak pada lahan perkebunan warga.
Selain merusak infrastruktur, banjir juga menyebabkan sekitar 17 pohon kelapa milik masyarakat mengalami kerusakan akibat terjangan arus dan genangan air yang cukup tinggi.
“Dari hasil inventarisasi dan identifikasi di lapangan, kerusakan terjadi pada tanggul tanah sisi kiri bendung dengan panjang sekitar 20 meter. Kami segera mengambil langkah penanganan agar kerusakan tidak meluas,” ujar Muchlis Masud.
Menurutnya, fokus perbaikan akan dilakukan pada area tanggul yang terdampak, termasuk penguatan struktur menggunakan geobag sebagai langkah mitigasi untuk menghadapi kemungkinan banjir susulan jika curah hujan kembali meningkat.
Muchlis juga memastikan bahwa pekerjaan Bendung Sangowo masih berada dalam masa pemeliharaan oleh kontraktor pelaksana, yakni PT PP. Karena itu, seluruh proses perbaikan akan dilaksanakan sesuai tanggung jawab penyedia jasa hingga kondisi infrastruktur kembali optimal.
“Tim BWS Maluku Utara bersama pihak kontraktor telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan. Kami memastikan proses perbaikan berjalan secepat mungkin agar fungsi bendung dan tanggul kembali normal,” katanya.
Respons cepat BWS Maluku Utara mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Salah seorang warga mengaku bersyukur karena tim langsung turun ke lokasi setelah mendapat laporan kerusakan.
Menurutnya, Bendung Sangowo merupakan proyek yang sangat dinantikan masyarakat karena memiliki manfaat besar dalam mendukung kebutuhan air dan melindungi kawasan sekitar dari ancaman banjir.
“Kami berterima kasih kepada BWS Maluku Utara yang langsung turun ke lapangan. Kerusakan ini terjadi karena faktor cuaca ekstrem dan hujan yang berlangsung terus-menerus. Masyarakat berharap pekerjaan ini segera selesai karena manfaatnya sangat besar bagi kami,” ujarnya.
Saat ini, proses penanganan telah dimulai dengan pembersihan lokasi, pengukuran area terdampak, serta mobilisasi alat berat berupa excavator untuk mempercepat pekerjaan perbaikan.
Melalui langkah cepat tersebut, BWS Maluku Utara berharap Bendung Sangowo dapat segera kembali berfungsi optimal sehingga risiko banjir dapat diminimalkan dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tetap berjalan dengan aman dan lancar. (Red)