Rapat Persiapan Penutupan MTQ Provinsi dan MTQ Nasional 2026, Wagub Malut Tekankan Transparansi dan Profesionalitas
NASIONAL
Maluku Utara – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Maluku Utara menggelar rapat bersama Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Malut, dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat LPTQ Provinsi Malut. Rapat yang berlangsung di Sofifi Kamis, (25/6/2026) bertujuan membahas persiapan penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Maluku Utara sekaligus mematangkan persiapan menghadapi MTQ Nasional XXXI yang akan digelar di Semarang, Jawa Tengah, pada September 2026 mendatang.
Rapat dihadiri sejumlah unsur penting LPTQ dan pemerintah daerah, antara lain:
· Zulkiram Mahmud – Sekretaris LPTQ Malut,juga selaku Jo Gugu Sultan Ternate
· Muhammad Abusama – Ketua Dewan Pengawas Majelis Hakim yang juga anggota DPRD Malut;
· Haji Umar Mohtar – Anggota Majelis Hakim LPTQ Malut;
· Mulyadi Wowor – Wakil Ketua LPTQ Malut;
· Asrul Gailea – Kepala Biro Kesra Setda Malut;
· Fadly Muhamad – Kepala Bagian Kesra Malut.
Dalam arahannya, Wagub Sarbin Sehe menyampaikan pesan tegas agar proses seleksi penentuan juara peserta MTQ tahun ini dilaksanakan secara transparan dan jujur. Hal ini mengingat hasil seleksi tersebut akan langsung menentukan wakil Maluku Utara yang akan bertanding di ajang MTQ Nasional di Semarang.
“Saya berpesan kepada para Hakim agar dalam menjalankan tugasnya senantiasa menjunjung tinggi netralitas dan objektivitas penilaian berdasarkan kebenaran yang diketahui, disertai dengan hati yang ikhlas dan sabar,” ujar Sarbin Sehe.
Seluruh dewan hakim diminta untuk mengedepankan kualitas dan profesionalitas dalam setiap proses seleksi. Wagub menegaskan bahwa ajang MTQ bukan sekadar kompetisi, tetapi juga merupakan substansi syiar dakwah untuk membumikan Al-Quran guna membentuk generasi Qurani.
MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang dijadwalkan berlangsung pada 11-21 September 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selaku tuan rumah telah mematangkan berbagai persiapan, mulai dari penyiapan maskot, logo, tema, hingga koordinasi dengan 35 kabupaten/kota.(Fahmi/TIM)