Asrul Gailea Bantah Kritik Venue MTQ: Masjid Raya Shafful Khairaat Layak dan Membanggakan
DAERAH
Sofifi – Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Maluku Utara, Dr. Asrul Gailea, S.E., M.M., menegaskan bahwa lokasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Maluku Utara di Masjid Raya Shafful Khairaat Sofifi sangat layak dan memenuhi kebutuhan penyelenggaraan kegiatan keagamaan berskala besar.
Pernyataan tersebut disampaikan Asrul menanggapi sejumlah kritik yang menyebut lokasi MTQ berada di ruang bawah tanah atau basement masjid. Menurutnya, anggapan tersebut tidak sesuai dengan kondisi bangunan yang sebenarnya.
“Asumsi bahwa MTQ dilaksanakan di basement adalah persepsi yang keliru. Area yang digunakan merupakan lantai satu Masjid Raya Shafful Khairaat yang memiliki ruangan luas, nyaman, dan selama ini dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan keagamaan maupun kemasyarakatan,” kata Asrul.
Ia menjelaskan, Masjid Raya Shafful Khairaat merupakan salah satu masjid termegah di Maluku Utara yang dibangun dengan fasilitas modern. Akses antar lantai didukung oleh eskalator dan tangga, sehingga memberikan kemudahan bagi jamaah maupun peserta kegiatan.
Menurut Asrul, lantai satu yang digunakan sebagai arena MTQ memiliki kapasitas yang memadai untuk menampung peserta dan tamu undangan. Selain itu, ruangan tersebut juga kerap digunakan sebagai pusat kegiatan Islamic Center, pertemuan organisasi kemasyarakatan, seminar, hingga berbagai agenda keagamaan lainnya.
“Masjid Raya Shafful Khairaat merupakan kebanggaan masyarakat Maluku Utara. Fasilitas yang tersedia sangat memadai dan layak digunakan untuk pelaksanaan MTQ tingkat provinsi,” ujarnya.
Asrul menilai penilaian terhadap suatu kegiatan seharusnya dilakukan secara objektif dengan melihat fungsi, kapasitas, dan kenyamanan fasilitas yang digunakan, bukan semata-mata berdasarkan persepsi terhadap letak ruangan.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan MTQ sebagai momentum memperkuat syiar Islam dan membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Yang terpenting adalah bagaimana MTQ dapat berlangsung dengan baik, melahirkan qari dan qariah terbaik, serta menjadi sarana memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an di Maluku Utara. Mari kita fokus mendukung suksesnya pelaksanaan MTQ daripada memperdebatkan hal-hal yang tidak substansial,” tegasnya.
Masjid Raya Shafful Khairaat merupakan salah satu warisan pembangunan keagamaan pada era kepemimpinan almarhum Abdul Ghani Kasuba. Dibangun menjelang pelaksanaan STQN XXVI Tahun 2021, masjid ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam mendukung syiar Islam dan pengembangan sumber daya manusia Qurani. Hingga kini, masjid tersebut terus difungsikan sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan Islam, dan berbagai agenda strategis tingkat daerah maupun nasional. (Fahmi/TI)