Stok Ikan Cakalang Ternate Menurun di Triwulan III, Kepala PPN: Musim dan Biaya Operasional Jadi Kendala
NASIONAL
Ternate – Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate, Amirullah Sjahir, mengungkapkan bahwa stok ikan cakalang yang menjadi komoditas konsumsi utama masyarakat Kota Ternate mengalami penurunan pada triwulan ketiga tahun 2026.
Menemui awak media di ruang kerjanya pada Jumat (21/8/2026), Amirullah yang baru menjabat selama dua bulan di Ternate tersebut menyampaikan bahwa ikan cakalang adalah kebutuhan pokok bagi warga setempat. “Di Ternate, kalau belum makan ikan, ya belum makan,” ujarnya menegaskan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap hasil laut.
Amirullah menjelaskan, berkurangnya stok cakalang saat ini sangat dipengaruhi oleh faktor musim serta alat tangkap yang digunakan oleh nelayan. Di wilayah Maluku Utara, khususnya Ternate, para nelayan umumnya menggunakan alat tangkap jenis pane lain (Ohate). Kondisi ini memaksa nelayan untuk melaut hingga ke perairan yang lebih jauh guna mendapatkan hasil tangkapan.
“Semakin jauh mereka mencari ikan, maka biaya operasionalnya pun semakin mahal. Karena itu, ketika mereka kembali, mereka cenderung mencari pelabuhan terdekat untuk melakukan pembongkaran hasil tangkapan,” terang Amirullah.
Terkait proses pembongkaran ikan di pelabuhan, Amirullah menegaskan bahwa aktivitas tersebut harus sesuai dengan regulasi yang berlaku. Menurutnya, setiap nelayan wajib memiliki izin berlayar serta surat izin pangkalan yang sah. “Nelayan mau bongkar di mana pun, itu harus sesuai dengan surat izin pembongkaran yang dimiliki. Jadi tidak bisa dilakukan secara sembarangan,” tegasnya.
Di tengah dinamika tersebut, Amirullah memastikan bahwa pihak PPN Ternate tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para nelayan dan pengguna jasa pelabuhan. Seluruh kebutuhan administrasi, mulai dari pengurusan izin hingga aspek keselamatan pelayaran, siap difasilitasi.
“Fungsi kami di pelabuhan ini adalah memberikan pelayanan terbaik. Apa yang menjadi kebutuhan mereka, izin-izinnya, keselamatan di laut, kita buat. Intinya, di sini kami siap melayani,” pungkasnya menutup pernyataan. (Fahmi/TI)